Archive for July, 2011

31 Jul

Dimsum Pertok Pangpol

By / on All You Can Eat
[popeye]
Dimsum Pertok (setidaknya begitulah nama yang terpampang) di Jalan Panglima Polim IX ini adalah salah satu menu favorit saya untuk sarapan di luar rumah. Harganya cukup murah, hanya Rp 10.000 untuk satu porsi isi lima. Menunya ada dimsum kombinasi, dimsum jamur, dimsum telur, hakau, ceker, dll.

Kesukaan saya adalah dimsum telur dan ceker. Ya walaupun rasanya tidak seistimewa dimsum di restoran tapi lumayanlah buat mengisi perut di pagi hari.

READ MORE
30 Jul

Tekan dan nikmati

By / on Coffee Lab

Anda tiba-tiba ingin menikmati secangkir Latte Macchiato? Gampang, tinggal putar tombol aluminium dan tunggu beberapa saat sampai mesin kopi otomatis dari Bosch ini selesai meraciknya untuk Anda. Tidak perlu skill seorang Barista untuk mengoperasikan mesin ini. Plus, tampilannya yang benar-benar mengesankan dengan desain minimalis dan material serta build quality yang sangat baik. Tapi jangan tanya soal harganya. :p

Saya berkesempatan menghadiri demo penggunaan mesin kopi Bosch ini karena diajak Pak Toni Wahid yang diundang oleh distributor Bosch di Indonesia. Saat demo menggunakan biji kopi dari Illy, rasa epresso yang dihasilkan sama sekali tidak mengecewakan. Hanya saja untuk cappuccino atau latte, meskipun masih bisa saya nikmati dengan baik, namun rasa buih susunya masih jauh dari yang dihasilkan oleh Barista berpengalaman.

READ MORE
27 Jul

Ten Ten Plaza Indonesia

By / on All You Can Eat
[popeye]
Ten Ten adalah restoran Jepang yang berkonsetrasi di menu tempura. Namun begitu tetap ada pilihan menu lainnya yang cukup banyak. Beberapa menu yang saya coba adalah Fried Sweet Potato (berbentuk bola-bola) dan Ten Ten Hot Dog yang merupakan menu small bites. Lalu main course-nya ada Tempura Udon dan Kakiage Udon. Ditutup dengan dessert Green Tea Mousse.
Kesimpulannya, Tempura Udon dan Kakiage Udon bukan makanan favorit saya. Baru pertama kali sih saya menikmati jenis makanan ini tapi tampaknya kurang cocok dengan lidah. Saya lebih suka sushi. Hehehe…
Namun untuk Ten Ten Hot Dog dan Green Tea Mousse bolehlah buat dicoba.

 

READ MORE
26 Jul

Dante Coffee

By / on Cafe Story

Dante Coffee adalah jaringan kedai kopi yang berasal dari Taiwan dan hadir pertama kali di Indonesia pada tahun 2006. Persinggahan saya di kedai kopi ini beberapa hari lalu sebenarnya lebih karena ingin mencoba alternatif lain selain Starbucks untuk tempat menunggu. 😀

Pengalaman pertama saya tidak mengecewakan. Pilihan saya untuk memesan Vietnam Coffee Drip ternyata tepat. Es kopi susu ini rasanya enak, manis seperti permen Kopiko. Dengan harga sekitar 17 ribu Rupiah (lupa harga tepatnya), tidak mahal untuk ngopi di mall seperti Plaza Indonesia.

Menu lain seperti yang ada di foto di atas rasanya juga enak kok. 🙂

Dante Coffee Plaza Indonesia. Level 4 Extension. Jl. M.H Thamrin Kav. 28 – 30, Jakarta.

 

READ MORE
19 Jul

Kopi dan Roti Srikaya

By / on Cafe Story

Kopi hitam memang teman yang pas buat menikmati roti bakar dengan selai srikaya (kaya toast). Menurut Wikipedia, kaya toast ini adalah salah satu makanan ringan yang populer di Singapura dan Malaysia. Namun saat ini, seiring menjamurnya kopi tiam di Jakarta, kaya toast banyak disajikan untuk berduet dengan kopi.

Antara Sabang 16 dan Ya Kun Kaya. Untuk kopi jelas juaranya adalah Sabang 16, terutama kopi Nabire-nya (kebetulan saya kenal dengan sang roaster). Tapi untuk kaya toast, Ya Kun Kaya adalah yang difavoritkan oleh lidah saya. Jelas ini adalah selera pribadi, jadi Anda bebas untuk berbeda pendapat. 😀

READ MORE
18 Jul

Umaku Tebet

By / on All You Can Eat
[popeye]
Volcano Fusion Roll adalah menu yang saya favoritkan jika mampir ke Umaku Japanese Resto, Tebet. Dibuat dari potongan ikan salmon, crabstick, dan tobiko yang dipanggang dengan mayo spesial.

Selain Volcano sebenarnya ada menu kepala salmon (Sake Kabutoyaki) yang rasanya juga mantap. Tetapi sayangnya menu ini tidak selalu siap saji. Ini adalah kunjungan saya yang kedua sebenarnya, dan di kunjungan kali ini saya tidak beruntung mendapatkan kepala salmon.

 

Umaku Tebet 

Jl. Tebet Raya No.141 Jak-Sel (150m sblm stasiun Tebet)

Telp: 021-83709132 Buka Selasa-Minggu (jam 12-15 & 17-22) Senin Tutup

 

READ MORE
09 Jul

Sore hari di sekitar Epiwalk

By / on My Story
[popeye]
Suasana yang saya saksikan dari lantai 26 tower 2 apartemen Rasuna di suatu sore di sekitar Epicentrum Walk .
READ MORE
06 Jul

Pahit dan manis

By / on Coffee Lab

Pernah mencoba ngemil biji kopi yang sudah digoreng? Pahit? Coba ambil potongan gula aren/gula jawa. Padukan rasa keduanya di dalam mulut. Pertama kali mencobanya saya sampai senyum-senyum sendiri. Rasanya lucu. Atau malah mungkin bisa dibilang aneh? Aneh tapi membuat lidah ingin terus mencoba. :p

Jika Anda melakukan tur di Losari Spa Retreat and Coffee Plantation, biji kopi dan gula aren ini akan disuguhkan saat istirahat sambil menikmati suasana perkebunan.

READ MORE
02 Jul

Senja Jakarta (1)

By / on My Story

[popeye]

Tinggi, hitam, menjulang dengan angkuh. Bakrie Tower sebagai sebuah lambang kerajaan bisnis di antara belantara pencakar langit Jakarta.

READ MORE
02 Jul

Cita rasa Indonesia untuk dunia

By / on Coffee Lab

Inilah kali pertama saya diajak mengunjungi gudang salah satu eksportir kopi terbesar di Indonesia. PT. Indokom Citrapersada mengekspor 8000 ton biji kopi per tahun dari gudangnya di Sidoarjo ini, selain 80.000 ton biji kopi dari gudangnya di Lampung. Biji kopi yang diekspor dari Sidoarjo dominan arabika, sedangkan yang dari Lampung dominan robusta.

Indokom menerapkan kontrol kualitas yang sangat ketat terhadap biji kopi yang dikirim dari pekebun. Pekebun kopi akan diminta untuk mengirimkan sampel awal terlebih dahulu yang jika bisa lolos standar kualitas yang ditetapkan Indokom maka pengiriman dalam skala besar baru bisa dilakukan.

Setelah lolos uji kualitas awal, pekebun akan mengirim kopinya ke Indokom dalam karung 60kg berwarna putih. Indokom kemudian akan melakukan uji kualitas kembali dengan mengambil sampel dari setiap karung kopi tersebut. Proses berikutnya adalah kopi yang jumlahnya berkarung-karung itu masuk ke mesin pembersih untuk membersihkan kulit ari yang masih tersisa dan kemudian berlanjut ke mesin grader untuk memilah kopi berdasarkan ukurannya.

Setelah keluar dari mesin grader, biji kopi yang sudah terpilah berdasarkan ragam ukurannya akan dipilah lagi secara manual untuk memisahkan biji dari cacat dan kotoran atau benda asing lainnya.

Biji kopi yang sudah berhasil melewati semua proses di atas akan dimasukkan ke dalam karung berwarna coklat dengan logo yang menandakan dari mana biji-biji tersebut berasal.

Dari gudang PT Indokom ini kemudian kopi akan diekspor ke Amerika, Australia, Eropa, dan Timur Tengah, mengantarkan cita rasa Indonesia kepada dunia.

READ MORE