Cita rasa Indonesia untuk dunia

July 02, 2011 / by / 2 Comments

Inilah kali pertama saya diajak mengunjungi gudang salah satu eksportir kopi terbesar di Indonesia. PT. Indokom Citrapersada mengekspor 8000 ton biji kopi per tahun dari gudangnya di Sidoarjo ini, selain 80.000 ton biji kopi dari gudangnya di Lampung. Biji kopi yang diekspor dari Sidoarjo dominan arabika, sedangkan yang dari Lampung dominan robusta.

Indokom menerapkan kontrol kualitas yang sangat ketat terhadap biji kopi yang dikirim dari pekebun. Pekebun kopi akan diminta untuk mengirimkan sampel awal terlebih dahulu yang jika bisa lolos standar kualitas yang ditetapkan Indokom maka pengiriman dalam skala besar baru bisa dilakukan.

Setelah lolos uji kualitas awal, pekebun akan mengirim kopinya ke Indokom dalam karung 60kg berwarna putih. Indokom kemudian akan melakukan uji kualitas kembali dengan mengambil sampel dari setiap karung kopi tersebut. Proses berikutnya adalah kopi yang jumlahnya berkarung-karung itu masuk ke mesin pembersih untuk membersihkan kulit ari yang masih tersisa dan kemudian berlanjut ke mesin grader untuk memilah kopi berdasarkan ukurannya.

Setelah keluar dari mesin grader, biji kopi yang sudah terpilah berdasarkan ragam ukurannya akan dipilah lagi secara manual untuk memisahkan biji dari cacat dan kotoran atau benda asing lainnya.

Biji kopi yang sudah berhasil melewati semua proses di atas akan dimasukkan ke dalam karung berwarna coklat dengan logo yang menandakan dari mana biji-biji tersebut berasal.

Dari gudang PT Indokom ini kemudian kopi akan diekspor ke Amerika, Australia, Eropa, dan Timur Tengah, mengantarkan cita rasa Indonesia kepada dunia.


ABOUT THE AUTHOR