Kopi Es Tak Kie

January 01, 2012 / by / 1 Comment

Ada sebuah kedai dengan minuman kopi es sebagai signature drink-nya yang sudah bertahan puluhan tahun di sebuah sudut kota Jakarta. Kedai Kopi Es Tak Kie, barangkali sebuah nama yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Entah apakah sudah pernah mengunjunginya langsung, mendengar ceritanya dari teman, membaca di kolom salah satu media massa, atau dari review yang bertebaran di internet.

Terletak di sebuah gang kecil yang disebut gang Gloria, lokasi kedai ini berbaur dengan puluhan penjual makanan lain yang berderet sepanjang gang tersebut. Saya sendiri, beberapa hari lalu, menemukan lokasi Tak Kie dengan bantuan petunjuk dari tukang parkir di Jalan Pancoran, Glodok. Sampai di kedai saya menemukan teman saya, Pak Toni Wahid, sudah sampai lebih dahulu dan sedang asyik jepret sana jepret sini mengabadikan suasana jadul yang begitu kental bagaikan terlempar ke puluhan tahun silam.

Segelas kopi es diantarkan ke meja sesaat setelah saya memesan. Kopi es yang telah ada di menu selama lebih dari 80 tahun tentu punya sesuatu yang istimewa. Memang benar, citarasa kopi dingin ini enak dan menyegarkan. Selain kopi es, Tak Kie juga menyediakan menu minuman lain dan juga makanan.

Jika diperhatikan, cara menyeduh kopi di kedai ini tampaknya sudah berubah. Mungkin karena ramainya pengunjung, untuk menghemat waktu maka kopi diseduh menggunakan percolator, seperti yang biasa kita temukan saat coffee break di tengah-tengah seminar. Tetapi dijamin racikan bubuk kopinya masih menggunakan  warisan pendahulunya.

Tak Kie sendiri saat ini dikelola oleh generasi ketiga. Uniknya, menurut penuturan A Yauw sang pemilik, ada seorang pelanggan setia yang masih rajin datang sejak dirinya masih kecil hingga sekarang ini dan selalu duduk di kursi yang sama. Sebuah kesetiaan yang tak lekang oleh waktu. Sama seperti kesetiaan A Yauw menjaga kedai Kopi Es Tak Kie untuk terus bertahan supaya tidak hilang ditelan jaman.

 

 


ABOUT THE AUTHOR