Christine dan Sapan Coffee

January 16, 2012 / by / 4 Comments
REVIEW OVERVIEW
0
0

Christine Tandibua, perempuan kelahiran Toraja ini datang ke Jakarta pertama kali di tahun 2006. Sempat bekerja di beberapa perusahaan swasta sebelum akhirnya memutuskan untuk banting stir menjadi seorang pengusaha. Christine memilih berdagang  biji kopi yang berasal dari tanah kelahirannya sendiri, Sapan Minanga, Toraja. Meskipun latar belakang pendidikannya sebagai seorang sarjana elektro mungkin nggak nyambung dengan dunia kopi tetapi Christine tidak gentar. Kebetulan ayahnya adalah pensiunan dari Dinas Perkebunan dan pernah bekerja untuk sebuah perusahaan pengekspor kopi terbesar di Toraja, sehingga Christine sebenarnya tidak benar-benar asing di industri kopi meskipun mengaku masih terus belajar untuk meningkatkan dan menjaga kualitas kopi yang dijualnya. Di Toraja sana, ayahnya membantu mengumpulkan dan menyortir biji kopi dari para petani di desa Sapan sebelum dikirim ke Jakarta. Dimulai dengan berjualan dari rumah kontrakan di tahun 2008, saat ini Christine sudah menyewa sebuah kios di pasar modern dan diberi nama Dapoer Kopi.

Saya pertama kali mengetahui sosok Christine dari artikel di blog cikopi dan kemudian berkenalan di sebuah acara bincang kopi pada bulan Oktober tahun lalu, tetapi baru minggu kemarin saya bisa meluangkan waktu untuk singgah di kios kopinya. Menurut saya, Christine adalah orang yang menyenangkan untuk diajak ngobrol dan diskusi. Saya rasa hal ini juga bisa dirasakan oleh para pembeli di Dapoer Kopi karena ketika saya datang ada beberapa pelanggan yang juga sedang asyik berbincang dengannya.

Omset Pembeli kopi Sapan dari Dapoer Kopi sudah cukup banyak, baik dari kafe, roaster, ataupun untuk konsumsi pribadi. Awalnya dengan idealismenya, Christine agak enggan melayani pembeli ritel, tetapi karena banyak juga pembeli ritel yang sudah rela datang jauh-jauh akhirnya sekarang Christine dengan senang hati melayani dan berbincang dengan siapapun pembelinya. Kalo dipikir-pikir,  makin banyak orang yang datang ke Dapoer Kopi untuk membeli atau mencicipi kopi Sapan, terlepas dari banyak sedikitnya kopi yang dibeli, akan membantunya mengenalkan kopi ini lebih luas. Begitulah katanya.

Kalau Anda penggemar kopi Toraja dengan karakter yang beraroma wangi, pekat, dan acidity sedang boleh coba mampir ke Dapoer Kopi di Pasar Modern Santa Lantai Dasar Blok A No. 33, Jl. Cipaku I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Bisa juga add FB-nya di http://www.facebook.com/sapancoffee kalau ingin pesan antar. Saya sendiri sudah merasakan kopi asli Indonesia ini. Mantap!


ABOUT THE AUTHOR