Toby’s Estate Singapura

August 19, 2012 / by / 3 Comments

Toby Smith adalah salah satu dari orang-orang istimewa yang memulai bisnis dari garasi dan kemudian dikenal dunia. Pria berkebangsaan Australia ini mendalami pengetahuan tentang kopi di Brazil dan Guatemala sebelum pulang kampung dan mulai membuka small independent roaster di garasi rumah ibunya di Sidney.

Toby mendirikan Toby’s Estate di tahun 1997 dengan visi menghadirkan kopi berkualitas dari daerah penghasil yang berkomitmen pada kelestarian alam kepada para penggemar kopi di Australia. Kini roastery dan kafe Toby’s Estate terus berkembang dan tersebar di Sidney, Melbourne, Perth, Brisbane, Singapura, dan Brooklyn.

Acara jalan-jalan saya kali ini membawa saya singgah di Toby’s Estate Singapura. Ini adalah cabang yang pertama di luar Australia. Terletak di Robertson Quay di tepi Singapore River, Toby’s Estate menempati sebuah komplek bangunan yang mungkin bisa disebut sebagai area kuliner dan hang out. Cukup mudah untuk menemukan lokasi kafenya karena area outdoor dengan payung hitam berlogo Toby’s Estate bisa terlihat dari kejauhan.

Begitu melangkah masuk ke dalam kafe, Anda akan disuguhi dinding mural yang menjadi background bar yang menggambarkan proses perjalanan kopi dari biji hingga sampai ke cangkir. Sebuah meja kayu panjang ditempatkan di tengah ruangan yang berlangit-langit tinggi untuk tempat para pengunjung menikmati kopi sambil bersosialisasi atau asyik sendiri. Sangat menghemat ruang dan bisa menampung lebih banyak orang.

Saya datang sekitar jam 9 pagi, dan ternyata kafe sudah dipenuhi para pengunjung yang datang menikmati kopi dan sarapan. Tidak ada tempat tersisa waktu itu kecuali kursi di depan bar. Bukan masalah sih, karena saya malah bisa menonton aksi para barista, hanya saja meja bar yang sempit membuat sarapan menjadi kurang nyaman. 😀

Saya memesan secangkir cappuccino dan roti panggang dengan selai strawberry. Biasanya saya selalu bertanya, biji kopi apa yang digunakan untuk pesanan saya. Namun karena suasana kafe yang ramai dan posisi duduk yang jauh dari tempat sang barista, saya jadi malas bertanya. Ya sudah, saya pasrah saja melihat sang barista memainkan grinder dan mesin kopi Kees Van Der Westen Mirage yang cantik itu.

Sisi tempat saya duduk ternyata adalah slow bar.  Saya perhatikan sepertinya cukup banyak pengunjung yang memesan kopi dengan metode pour over dan syphon. Jadilah di hadapan saya disuguhkan atraksi kecil para barista yang bermain-main menggunakan alat seduh tanpa mesin. Menyenangkan melihat mereka dengan terampil dan teliti, berusaha menyajikan kopi yang terbaik untuk para pelanggannya.

Toby’s Estate juga menyediakan roasted bean, teh, coklat, dan pernak-pernik serta peralatan kopi yang bisa dibeli. Berbagai produk ini dipajang di satu rak yang berada di salah satu sudut ruang, dan karena kebetulan posisi duduk saya berada di dekat rak pajang ini, akibatnya godaannya kuat sekali! Akhirnya sebuah KeepCup berlogo Toby’s Estate ikut masuk ke dalam bill. 😆

Oiya, bagaimana cappuccinonya? Tenang, tidak butuh waktu lama bagi saya untuk mengeringkan secangkir kopi berlukiskan tulip putih itu. Rasa kopi yang kuat berpadu dengan buih susu lembut yang manis, tanpa perlu gula. Mantap! Jelas patut disinggahi kalau Anda sedang pelesir ke Singapura.

Toby’s Estate
8 Rodyk Street
Robertson Quay
Singapore 238216


ABOUT THE AUTHOR