Smitten coffee and tea bar

August 21, 2012 / by / 5 Comments

Masih di Singapura, tidak jauh dari Toby’s Estate, ada kafe lain yang menarik juga untuk dikunjungi. Meskipun berada di satu area yang sama dengan Toby’s, tetapi kafe ini saya singgahi dalam kunjungan ke Singapura yang berbeda.

Tidak sulit untuk menemukan lokasi Smitten Coffee and Tea Bar di area kondominium The Quayside.  Bangunan yang ditempati Smitten bentuknya memanjang ke belakang dan didesain dengan suasana seperti gudang. Material mentah seperti kayu tanpa finishing, bata ekspos bercat putih, pipa besi dan batangan baja, serta lantai semen menjadi elemen desain yang berpadu dengan menarik. Sebuah Kees Van Der Westen Mirage dengan manual lever didaulat menjadi penyaji espresso untuk para pengunjung. Sedangkan di sisi bar yang lain, berbagai peralatan seduh kopi non mesin tersedia, termasuk menara bejana untuk cold brew yang tampil menjulang.

Seperti di Toby’s, di sini Anda juga bisa menemukan kopi dari berbagai macam daerah penghasil kopi dunia yang diroasting sendiri oleh sang pemilik kafe. Eh, tapi jangan memesan flavored coffee di sini, karena Anda tidak akan menemukannya di menu. Kalau ingin mengimbangi rasa kopi yang mungkin menurut Anda pahit, sandingkan saja dengan salah satu pilihan cake yang ada. Saya jamin bakal klop deh.

Darren, sang pemilik, adalah seorang home barista sebelum akhirnya terjun secara total ke dalam bisnis kopi. Keahliannya dalam meracik kopi adalah hasil dari belajar secara otodidak. Tidak cukup sampai situ, untuk memperdalam ilmu di dunia kopi, Darren pun belajar roasting kopi di Australia.

Di bagian belakang kafe, Anda bisa menemukan sebuah mesin penggoreng kopi dan juga dua unit mesin espresso semi-commercial lengkap dengan grinder. Selain  membuka kafe dan menjual roasted bean, Darren juga membuka kursus bagi siapa saja yang ingin belajar menjadi seorang coffee roaster ataupun barista.

Menu yang saya pesan, secangkir latte dan sepotong Oreo cheesecake mengisi kekosongan perut. Thumper blend – campuran biji kopi untuk espresso khas dari Smitten – masih terasa nendang dengan karakter rasa coklatnya meskipun dipadu dengan susu. Dan seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, manisnya cheesecake melengkapi rasa jadi sempurna.

Pagi itu kafe tampak sepi. Sebenarnya banyak sih pengunjung yang datang namun kebanyakan lebih suka memesan kopi untuk dibawa pergi. Kalau kebetulan Anda sedang berada di Singapura dan ingin ngopi-ngopi, tidak ada salahnya mencoba tempat ini.

Smitten Coffee & Tea Bar
The Quayside, 60 Robertson Quay
#01-11 Singapore 238252


ABOUT THE AUTHOR