IBC 2013 Jakarta: Kebanggaan Menjadi Seorang Barista

March 26, 2013 / by / 0 Comment

Enam puluh orang barista terdaftar dan siap berkompetisi di sebuah ajang dua tahunan Indonesian Barista Competition 2013. Tepatnya di IBC 2013 babak eliminasi Jakarta yang dimulai pada tanggal 22 – 24 Maret 2013 di atrium Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Jakarta merupakan kota terakhir dari rangkaian babak eliminasi di berbagai kota, setelah sebelumnya digelar di Bali, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung.

IBC2013_view

Saya menyempatkan hadir di hari terakhir, di saat 40 barista sudah tersisih dan tersisa 20 terbaik untuk berkompetisi memperebutkan 10 tempat menuju IBC 2013 tingkat nasional. Terus terang, menyaksikan para barista ini unjuk kemampuan untuk menyajikan 4 cangkir espresso, 4 cangkir cappuccino, dan 4 cangkir signature drink terbaik dalam waktu 15 menit kepada para juri, tidak seseru menonton pertandingan olahraga seperti sepakbola atau Formula 1. Tidak ada teknik spesial yang memukau mata atau manuver cantik yang mendebarkan di sini. Apalagi jika Anda orang yang awam dengan dunia kopi dan barista, mungkin tidak akan mengerti apa yang harus diapresiasi, apa yang dinilai, bahkan nilai dari setiap juri tidak akan Anda ketahui hingga akhir acara.

Namun terlepas dari itu semua, kalau saya seorang barista, baik secara profesi ataupun hobi, Indonesian Barista Competition adalah sebuah ajang pembuktian kemampuan. Tidak hanya kemampuan meracik kopi menggunakan mesin espresso, tetapi juga kemampuan presentasi, pemilihan dan penguasaan pengetahuan akan biji kopi yang digunakan serta kreativitas. Poin terakhir terutama berperan saat barista dalam pencarian resep signature drink-nya.

Bisa menjadi pemenang di IBC 2013 sudah jelas akan menjadi kebanggaan luar biasa bagi seorang barista. Di sisi lain, reputasi yang didapat sangat mungkin bisa membuka peluang baru yang lebih besar dan lebih menantang.

IBC2013_officialmachine

IBC2013_Doddy

IBC2013_Sebastianus

Kembali lagi ke kacamata seorang penonton kompetisi barista. Saya paling suka saat barista mulai meracik signature drink yang tentu saja berbasiskan kopi. Sisi menariknya adalah pada bahan-bahan yang digunakan dan cara pembuatannya. Sayang sekali penonton tidak bisa ikut mencicipi hasil karya para barista itu. Jika bisa tentu akan luar biasa menyenangkan! 😆

IBC2013_Elang

Gelaran final IBC 2013 Jakarta kemarin terasa sangat lama berjalan. Namun demi untuk menyaksikan pemenangnya, saya rela nongkrong di Citos selama 8 jam dari pukul 1 siang hingga 9 malam dimana akhirnya hasil penjurian untuk keduapuluh barista diumumkan. Berikut ini hasilnya (mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan nama):

10. Doddy Samsura. Nilai: 343,5
9. Christianus. Nilai: 354
8. Saudi Hatin. Nilai: 356.5
7. Ajeng Rindang. Nilai: 365.5
6. Kiky. Nilai: 365.5
5. Anggara Rizky. Nilai: 368.5
4. Aris Kadarisman. Nilai: 396.5
3. Deni Derwanto. Nilai: 400.5
2. Satria Basiru. Nilai: 404.5
1. Mohammad Aga. Nilai: 416

IBC2013_Veronica Herlina

Rangkaian babak eliminasi IBC 2013 telah usai, namun babak yang lebih kompetitif baru akan dimulai tanggal 10 April nanti. Seperti pesan Ibu Veronica, ketua panitia IBC 2013, kesepuluh barista yang berhak maju ke Grand Final mewakili Jakarta tidak boleh berpuas diri. Harus terus berlatih dan berlatih. Apalagi juara yang nanti muncul di babak Grand Final berhak mewakili Indonesia untuk bertanding di event yang lebih prestisius dan global, yaitu World Barista Championship 2013 di Melbourne, Australia. Besar harapan bahwa barista Indonesia bisa menorehkan sejarah gemilang di sana. Semoga saja.

IBC2013_Ajeng

IBC2013_topthree


ABOUT THE AUTHOR