Archive | My Imagination RSS feed for this section
kopi tubruk

Kepadamu, rinduku tak terucap

“Yem, mau nggak kalo kamu jadi pacarku?” tanyaku di suatu sore di antara gerimis Juni.
“Ya ampun Mas, mintanya kok ya aneh-aneh tho?”
“Bosen, Yem. Tiap kesini mintanya kopi item sama marlboro terus. Padahal yang ditawarin disini nggak cuman itu..”
“Maksudnya apa, Mas. Lha dagangan saya kan emang cuma kopi, sama rokok. Paling juga tambah gorengan.”
“Lha hampir tiap [...]

Read full storyComments { 12 }
train station

Juni yang resah

Dekat sini dekat denganku. Dekat pipiku, dekat telingaku, dekat rambutku. Dekat dadaku, dengar debar jantungku. Dengar gerimis mericik di luar jendela
Duh, kelabu mengapa masih singgah di awal Juni. Seperti resah yang menggelantungi . Seperti kata yang sudah basi. Hujan menghapus jejak, melarikannya ke selokan-selokan buntu. Membiarkanku kuyup dan bingung kelu. Maka dekatlah sini dekat denganku. [...]

Read full storyComments { 3 }
First Love resize

Merelakan kehilangan

Jika hidup tak lebih dari serangkaian drama yang di satu babak membuatmu tertawa namun pada sebuah babak yang lain ia memaksamu tersungkur menangisi kekalahan, coba ceritakan padaku: apa rasanya memeluk mimpimu dalam diam kemudian membiarkannya mati perlahan?
Bre, apa kabarmu sekarang?
Jika hidup tak lebih dari serangkaian drama seperti katamu, maka anggaplah kabarku juga tak lebih [...]

Read full storyComments { 21 }