Posted on 05 April 2011. Tags: kafein, malam, narasi, renungan, salah paham
Teringat sembab matamu di sore tadi saat kubiarkan saja kamu menampung sedihmu sendiri. Sebab aku tak juga tahu apa yang mestinya kuperbuat. Apa yang sepantasnya diutarakan biar terurai dan sampai padamu, bahwa Cintaku selalu ada dan penuh. Menjadi kafein yang mengalir di buluh nadi malam ini. Menjaga mataku nanar menghitung waktu yang menenggelamkan malam. Menyibukkan isi kepalaku membolak-balik halaman memori. Mencari [...]
Read the full story
Posted in My Imagination
Posted on 10 March 2011. Tags: cemburu, inspirasi, puisi, rembulan
Subuh sedang meregang, sebentar lagi hilang. Semalam bulan yang cemburu merutuki neon, manusia sudah tak peduli lagi, katanya. Kubilang saja, Aku masih peduli. Semalam aku tidak ikut merubungi neon itu. Sang rembulan melengos. Kamu hanya sibuk melamun saja, katanya. Tidak peduli.
Read the full story
Posted in My Imagination
Posted on 18 February 2011. Tags: badai, bahtera, fragmen, kita
Dinda.. Dinda bangun! Dengarkan aku, kita telah berhasil membutakan mata badai yang mengamuk semalam. Kini hanya tersisa ekornya yang membuntuti di buritan, membawa bahtera kita melaju.
Read the full story
Posted in My Imagination
Posted on 29 December 2010. Tags: cerpen, flores, komodo, labuan bajo, pulau bidadari, pulau rinca, seven wonder
Matahari dengan benderangnya menyirami savanna yang menghampar seluas mata memandang. Inilah negeri para Naga. Kerajaan mereka adalah pulau dengan bukit-bukit terjal berwarna hijau yang dipayungi pohon-pohon lontar. Loh Buaya, gerbang kerajaan Naga. Aku mengikuti jejak Ranger yang bersenjatakan tongkat kayu bercabang dua di ujungnya menyusuri Pulau Rinca. Memasuki hutan, mendaki bukit, dan melintasi savanna yang [...]
Read the full story
Posted in My Imagination
Posted on 07 October 2010. Tags: alpha centaury, bukan manusia biasa, patah hati, pemburu bintang
Al terpekur di sudut kamarnya, ia biarkan kamarnya benderang tak seperti biasanya, karena malam ini ia memang sedang ada di bumi, tak seperti biasanya. Dia biarkan suara televisi dan radio bersahut-sahutan di sudut lain, memang sengaja ia biarkan menyala dengan volume yang bisa sedikit mengganggu pendengaran tetangga sebelah. Tetapi sepertinya tidak ada yang peduli, karena [...]
Read the full story
Posted in My Imagination
Posted on 22 September 2010. Tags: cerpen, hujan, mimpi
Jakarta yang dilabur hujan, ketika orang-orang sudah terbebas dari kubikel-kubikel. Halte ini dipenuhi mereka, yang dengan rela menjalani garis waktu berulang setiap matahari berganti. Dan petang ini, peluh keikhlasan mereka dihadiahi hujan yang aromanya memadamkan lelah. Aku tersenyum, tak sanggup rasanya bergabung dengan kerumunan itu. Kerumunan yang mengalir pelan menuju pintu bis-bis yang akan mengantarkan [...]
Read the full story
Posted in My Imagination