Posted on 06 July 2011. Tags: biji kopi, coffee plantation, gula aren, kebun kopi, Losari Coffee Plantation
Pernah mencoba ngemil biji kopi yang sudah digoreng? Pahit? Coba ambil potongan gula aren/gula jawa. Padukan rasa keduanya di dalam mulut. Pertama kali mencobanya saya sampai senyum-senyum sendiri. Rasanya lucu. Atau malah mungkin bisa dibilang aneh? Aneh tapi membuat lidah ingin terus mencoba. :p

Jika Anda melakukan tur di Losari Spa Retreat and Coffee Plantation, biji kopi dan gula aren ini akan disuguhkan saat istirahat sambil menikmati suasana perkebunan.
Posted in Coffee Journey
Posted on 30 June 2011. Tags: coffee plantation, domba, ICCRI, integrasi ternak domba dan kebun kopi, kulit kopi, Puslitkoka
Seorang pekebun kopi ternyata tidak hanya bisa menghasilkan kopi dari kebunnya. Beternak domba adalah salah satu sumber penghasilan lain. Di kebun percobaan ICCRI ditunjukkan bagaimana memelihara domba bisa menjadikan kebun kopi seperti sebuah siklus tertutup.

Seperti diketahui, tanaman kopi membutuhkan pohon peneduh agar bisa tumbuh dengan baik. Salah satu contoh pohon peneduh tersebut adalah lamtoro. Daun lamtoro dapat dijadikan pakan domba ditambah dengan kulit kopi. Lalu kotoran domba dapat dijadikan pupuk organik untuk tanaman kopi. Ilustrasinya seperti ada di dalam foto.


Jika dikelola dengan benar, integrasi budidaya kopi-domba seperti ini bisa meningkatkan penghasilan pekebun yang sebagai pemilik kebunnya sendiri tentu saja.
Posted in Coffee Journey
Posted on 22 June 2011. Tags: coffee plantation, ICCRI, Jember, kebun kopi, kloning, pembibitan kopi, Puslitkoka, somatik embriogenesis

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa di Jember ada lembaga penelitian bergengsi bernama Indonesian Coffee and Cacao Research Institute (ICCRI). Lembaga non profit ini ternyata sudah berusia 100 tahun (1911 – 2011), dan saya beruntung bisa mengikuti kegiatan Temu Lapang Kopi 2011 yang diadakan oleh ICCRI pada tanggal 15-16 Juni 2011 yang lalu.

Salah satu sumbangsih ICCRI terhadap dunia kopi nasional adalah perbanyakan bibit unggul kopi dengan teknik kultur jaringan Somatik Embriogenesis. Sungguh menakjubkan, dari yang biasanya hanya mengetahui proses pembuatan secangkir kopi mulai dari roasting biji kopi, kali ini saya diajak melihat bagaimana kopi dibuat mulai dari bibit dengan cara kloning.
Jika dijelaskan dengan lengkap akan sangat rumit bahasanya namun setidaknya langkah-langkah prosesnya adalah sebagai berikut:
1. Induksi kalus embriogenik

2. Induksi embrio somatik

3. Penggandaan embrio somatik

4. Pengecambahan embrio somatik

5. Aklimatisasi plantlet dan pembesaran bibit

Bingung? Sama…
Posted in Coffee Journey