kedai kopi


0
kopi-javva

Kedai kopi mungil bernama Javva

March 02, 2012 / by / 0 Comment

Letaknya agak tersembunyi di sudut sebuah showroom yang menjual berbagai perlengkapan rumah tangga yang terbuat dari kaca dan porselein. Ukurannya mungil, tidak seperti sosok pemiliknya yang berbadan besar, tetapi menyajikan menu kopi yang berkualitas. Setidaknya nama Adi W. Taroepratjeka, yang wajahnya bisa dilihat di acara Coffee Story yang tayang di Kompas TV setiap hari Rabu jam 9 malam, adalah jaminan Anda mendapatkan pengalaman ngopi yang memuaskan. Dinamakan Javva, kedai kopi ini mendiferensiasikan dirinya sebagai pourover & syphon bar. Anda tidak akan menemukan mesin espresso di sini, jadi jangan mencari cappuccino ataupun latte di daftar menu. Untuk metode pourover, mungkin bisa dibilang Javva termasuk salah satu kedai kopi pelopor di Jakarta. Ada yang baru yang dijual di Javva ketika saya singgah di hari Kamis kemarin, yaitu kopi Papua dari Ontel Coffee. Ini adalah kopi yang diambil dari perkebunan kopi di Lembah Baliem dan di-roast oleh Ephram Angga Adipura dan diberi merek Ontel Coffee. Saya sendiri belum mengenal sosok sang roaster, hanya mengetahui namanya dari label di bagian belakang kemasan Ontel Coffee. Penasaran dengan “barang baru” ini, saya langsung meminta Mbak Rista (soalnya baristanya perempuan) untuk menyeduhnya menggunakan pourover. Hmmm.. Saya suka citarasanya, ada rasa coklat yang bisa didapatkan saat kopi memenuhi …

READ MORE

0
P1070190-1

Antipodean

February 23, 2012 / by / 2 Comments

Siang itu saya ngopi secangkir kopi Papua Wamena di salah satu kafe di sudut Kemang. Wamena yang satu ini agak berbeda dari yang biasa saya rasakan, rasa kopinya lebih intens dan acidity-nya hampir tidak terasa. Entah apakah ini adalah ciri khas dari Merdeka Coffee dalam “menggoreng” Wamena, atau lidah saya yang sedang keseleo.  Tetapi dengan ditemani manisnya sepotong Caramel Apple Raisin, dua sejoli ini serasi menemani aktivitas kerja saya. Memilih nama Antipodean, kafe ini memang memposisikan diri sebagai Australian style of cafe yang menyajikan kopi berkualitas dan juga santapan untuk para ekspatriat di Jakarta. Di jam makan siang, kafe ini penuh oleh pengunjung yang datang dan pergi. Kebanyakan adalah bule-bule yang mungkin tinggal di sekitar Kemang. Dengan menu makanan bercitarasa internasional yang sangat beragam, tidak heran jika banyak yang singgah untuk makan siang selain ngopi. Dalam ruangan dengan luas yang tidak lebih dari 50 meter persegi, kafe ini bisa dikatakan berukuran mungil. Ruangan akan terasa sempit jika semua kursi terisi, namun dibalik itu suasana hangat dan akrab akan lebih terasa. Harga minuman kopi berkisar dari Rp 18ribu – 25ribu, cukup premium mengingat harga tersebut adalah untuk kopi hitam dan espresso based tanpa tambahan sirup beraneka rasa. Tapi mengingat konsumennya adalah para ekspatriat, harga premium …

READ MORE

0
P1070076 copy

Menikmati kopi premium harga promo

February 12, 2012 / by / 1 Comment

Menikmati kopi enak yang paling murah bisa dilakukan di rumah. Tetapi siapa yang menolak kalau bisa ngopi murah, kualitas premium, dengan suasana kafe yang nyaman? Silahkan Anda sapa barista Starbucks di mana saja dan pesan secangkir brewed coffee ukuran tall. Anda hanya akan diminta untuk menggantinya dengan selembar uang 10ribu rupiah untuk kenikmatan kopi premium dan suasana ngopi khas Starbucks. Penawaran menyenangkan ini berlaku dari tanggal 4 Februari – 31 Maret 2012. Ngomong-ngomong, kemarin saya sudah menikmati secangkir House Blend ekonomis sambil menikmati jalanan Melawai di depan coffee shop yang diguyur hujan sore hari..

READ MORE

0
Thats Life

That’s Life

January 13, 2012 / by / 8 Comments

Secangkir kopi Java menemani saya menyelesaikan sebuah pekerjaan siang itu di sebuah kedai kopi yang tidak terlalu ramai. Lokasinya agak sulit ditemukan kalau baru datang untuk pertama kali. Pokoknya kalau sudah menemukan gerai KFC ketika melintasi Jl. Gunawarman kurangi kecepatan kendaraan dan melipir saja di sisi kiri jalan. Kedai kopi ini berada di sebuah rumah bernomer 24 di sebelah salon Carina. Dari depan memang tampak seperti sebuah rumah biasa, namun kita bisa langsung masuk melalui pintu paling kanan dan naik ke lantai dua.  Yang menarik ketika menaiki anak tangga adalah melihat banyak pigura dengan gambar figur kartun gadis kecil polos dalam berbagai pose tergantung di dinding. Mungkin karya dari sang pemilik karena saya mendengar bahwa pemilik kedai ini adalah juga seorang ilustrator. That’s Life Coffee, nama yang unik untuk sebuah kedai kopi walaupun frase tersebut sering diucapkan dalam dialog kita sehari-hari. Menurut barista yang menyajikan saya kopi, kedai ini telah beroperasi sejak 2010. Suasana interiornya nyaman dengan sudut favorit dekat dinding kaca yang menghadap jalan. Soal menu sebenarnya cukup variatif dan bisa diintip dulu di websitenya ini, tetapi ketika saya temukan black coffee  dan singkong goreng maka itu sudah cukup. Selain itu WiFi gratis yang berlari kencang melengkapi  fasilitas “kantor” yang saya …

READ MORE

0
menu_excelso_2

Jamaican Blue Mountain Coffee

January 05, 2012 / by / 1 Comment

Saya pernah memberikan sedikit cerita mengenai Jamaican Blue Mountain Coffee di tulisan ini, dan ternyata ada salah satu kafe di Jakarta yang memasukkan salah satu kopi terbaik di dunia ini di menunya. Terus terang ketika saya mampir ke kafe Excelso yang berlokasi di Plaza Grand Indonesia tidak berharap ada sesuatu yang istimewa. Biasanya kafe Excelso hanya menyajikan kopi-kopi dari berbagai wilayah di Indonesia. Namun kali ini mata saya tiba-tiba berbinar menatap sederetan menu berjudul “World’s Most Celebrated Coffee” dan menemukan Jamaican Blue Mountain di posisi paling atas. Tanpa pilih-pilih lagi saya langsung pesan yang itu. Menurut saya rasa kopi Blue Mountain memang mirip dengan Papua Wamena yang merupakan kopi favorit saya. Aromanya kuat, rasa kopinya cukup nendang, tidak terlalu pahit, terasa ringan di mulut dengan kadar keasaman ringan. Saya sebenarnya penasaran juga soal kapan kopi ini diroasting dan dari mana Excelso mendapatkannya. Tapi karena saya bingung harus bertanya ke siapa, jadi ya sudahlah. Teman buat minum kopi kali ini adalah menu baru yang dinamakan Banana Dates Nachos. Jadi ini adalah perpaduan manisnya pisang berbalut saus karamel dengan nachos dan keju yang gurih. Ada potongan kurma juga yang membuat rasanya tambah unik. Jika membahas soal selera, buat saya sih cemilan ini kurang …

READ MORE

0
LIBERICA coffee

LIBERICA coffee

December 27, 2011 / by / 4 Comments

Ketika membaca nama Liberica yang terpampang besar-besar di kafe ini saya bertanya dalam hati, apakah kopi yang disajikan menggunakan biji kopi spesies Liberika? Sayangnya saya belum berkesempatan menanyakannya ke barista Liberica Coffee karena dua kali saya ke kafe ini selalu dalam keadaan ramai sehingga nggak enak rasanya mengganggu kesibukan mereka yang melayani pembeli. Liberica coffee bisa Anda temukan di dalam mall Pacific Place lantai 4. Interiornya didominasi warna hitam dengan meja dan kursi kayu. Di barnya bertengger sebuah mesin kopi La Marzocco warna putih yang tampak sexy sekali, disandingkan dengan grinder Mazzer yang juga berwarna putih.  Dua kali ngopi di sini saya cuma memesan cappuccino. Kunjungan pertama kali saya begitu jatuh cinta dengan cappuccino-nya, tetapi entah mengapa di kunjungan saya yang kedua kok rasa kopinya seperti hangus begitu ya? Ah, sayang sekali. Ya tapi saya masih bisa memaklumi karena namanya saja buatan manusia, mungkin tidak bisa konsisten sepanjang waktu. Semoga di kunjungan saya yang berikut-berikutnya saya bisa kembali mendapatkan rasa capuccino yang nikmat untuk teman nongkrong.

READ MORE